KAI HARUM, MUHAMMAD ASRI – HULU SUNGAI UTARA


Sungguh penomenal kai harum

Berita Hulu Sungai Utara

Kai Harum Temukan Sejumlah Ular dari Dalam Tanah yang Mengeluarkan Cahaya

Jumat, 8 September 2017 21:38

Reni Kurnia Wati

Muhammad Asri alias Kai Harum

Nama Muhammad Asri alias Kai Harum mendadak terkenal.Jika selama ini Kai Harum hanya dikenal warga di seputaran kampungnya, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Namun belakangan namanya terkenal hingga seantero Kalimantan Selatan.

Pria berusia lebih setengah abad itu dikenal warga memiliki kemampuan menyembuhkan penyakit.
Kaim Harum mengobati penyakit pasiennya melalui media air yang diberi doa-doa.

Kisah Kai Harum sendiri sangat menarik sejak Majelis Ulama Indonesia (MUI) menelisik adanya dugaan aliran sesat salam pengajaran yang diberikan Kai Harim kepada jemaahnya.

Yang menarik pula, Kai Harum memgaku memiliki gua tempat ia pernah bertapa selama dua tahun.

Kai Harum memiliki gua ‘keramat’ berukuran 3×4 meter.

Kai Harum Amuntai memperlihatkan goa di rumahnya (banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati)

Gua yang ada di samping rumah itu disemen dan beralas kardus.

Gua itu memiliki pintu kecil, bagi yang ingin masuk harus membungkuk.

“Siapa yang berani masuk, saya persilakan masuk. Satu per satu terlebih dulu, baru bersamaan. Ada yang berselawat dan berzikir dalam gua tersebut.”

“Beberapa orang yang masuk ke dalam gua dengan keyakinan akan menjumpai hal-hal gaib, seperti buah kurma yang tiba-tiba keluar dari bawah tanah,” ujarnya.

Kai Harum mengaku dia pernah bertapa dalam gua itu.

“Waktu muda saya pernah bertapa dalam gua selama dua tahun, saya tidak pernah keluar untuk makan dan minum,” ujarnya.

Terkait asal gua, Kai Harum mengatakan awalnya dia melihat ada cahaya di tanah.

“Tanah itu saya gali. Saya menemukan beberapa ular di dalam tanah tersebut,” ujarnya.

Kai Harum tidak membantah ada orang yang memberi uang kepadanya.

“Tapi saya tidak menetapkan tarif, hanya seikhlasnya. Uang yang terkumpul saya gunakan untuk masyarakat seperti membangun dan melebarkan jalan,” ujarnya.

Meski memiliki majelis selawat dan zikir, Kai Harum mengaku kalau dirinya tidak bisa membaca Alquran.

Ayat Alquran dan hadis yang dibacakannya tiba-tiba ada dalam kepalanya.

“Tidak tahu kenapa, saya bisa hafal, bahkan sampai dengan arti dan penjelasannya,” ujarnya.

Panggilan Kai Harum itu karena orang yang mendekat akan mencium wangi-wangian di tubuh Kai Harum.

“Saya tidak pernah pakai parfum. Saya sendiri tidak mencium bau wangi itu. Hanya orang lain yang bilang tubuhnya saya bau wangi,” ujarnya.

Terpisah, Ketua MUI HSU KH Said Masrawan mengatakan dari laporan yang diterimanya, ada beberapa hal yang dirasa tidak sesuai dengan syariat Islam seperti yang bersangkutan tidak melaksanakan salat jumat.

“Mengetahui kebenaran laporan itu, rencananya minggu depan kami akan memanggil Kai Harum,” ujarnya.

Jika Kai Harum tidak memenuhi panggilan MUI, kata Said, MUI akan datang ke kediaman Kai Harum. “Setelah kami klarifikasi, MUI akan mengeluarkan fatwa,” ujarnya.

Kapolsek Amuntai Selatan Iptu Heri mengatakan pendapat yang berkembang di masyarakat saat ini belum ada dasar hukumnya. “Hanya informasi yang beredar dari mulut ke mulut,” ujarnya. (*)

Bpost.

Iklan

​NUR MUHAMMAD=NUR ZAT


INNI BIHAKKI MUHAMMADIN ALHAQ QULHAQ,
artinya “YAHU” sesungguhnya diriku adalah kebesaran

wujud NUR MUHAMMAD yang sebenar-benarnya.

INNI BIHAKKI ZATUL BUKTI KHALISUL MUTLAK,

artinya bahwa sesungguhnya diriku adalah wujud

kebesaran NUR MUHAMMAD semata-mata yang Maha Suci

lagi Esa tiada ada yang lainnya bersertanya.

LAA MAUJUDUN ILLA NURUL HAK KUL HAK, artinya

Tiada lain wujudku melainkan wujud kebenaran NUR

MUHAMMAD yang sebesar-besarnya.

Pandang memandang


Belati tidak jauh besi dengan tajamnya.. 

Jika besi itu tauhidul sifat, maka tajamnya adalah tauhidul zat. 

Syuhudul wahdah.. yaitu tauhidul zat, bunyi zikirnya Hu 

Fil kasrah.. yaitu tauhidul sifat, bunyi zikirnya Allah 

Syuhudul ahad fil ahad 

Ia memandang dirinya sendiri, yaitu tauhid hakiki 

Sifat lebur, yang ada tauhidul zat saja, bunyi zikirnya Hu Haqq 

Barulah sempurna belati dengan kilapnya.

AMALAN CARA MEMESRAKAN DIRI KEPADA NUR MUHAMMAD 


“Aku nur muhammad mesra sekalian alam.

Aku nur muhammad mesra sekalian batang tubuh..Inni bihaqqi Muhammadin alhaq qulhaq – sesungguhnya diriku adalah wujud kebesaran Nur Muhammad yang sebenarnya benarnya”.
Sahabat Am..

Diatas adalah petikan amalan untuk memesrkan diri kepada Nur Muhammad. 

Silahkan ditanyakan kembali jika ingin diamalkan.

***

Mesrakan dirimu kepada Nur Muhammad. 

Karena yang sebenar benar diri ialah Nur Muhammad, yang sebenar Nur Muhammad ialah Sifat, yang sebenar sifat ialah Zat Hayat Yang hidup dalam diri kita ini.

Seperti dalam bait syair :

“Ia hendak dikenal, ia asyik akan birahi kekasihnya..maka ditiliknya dirinya Nur Muhammad”

Riyadloh batin ini disebut uzlah batiniah. 

Karna uzlah batiniah ini adanya pada zauq yaitu rasa keimanan. Tidak dapat dijangkau dengan Akal.

Namun jika dengan akal kita coba sedikit uraikan..maka kita simpulakan ;

Ada nafas,nyawa, urat dan rasa.

Yang daripada nya saling memiliki peran penting.

Ada Nafas tanpa urat maka tiada rasa jasadnya..

Ada nafas,rasa tanpa urat maka tiada beroleh jasadnya..

Ada urat tanpa nafas, rasa maka mati diri jasadnya..

Nafas nyawa, Rasa Rahasia. 

Rasa tunggal tiada dua.

Nafas tetap adanya. 

URAT = 

U>Ujud. 

RA>Rahasia. 

ALIF>Allah. 

TA>Ta’ala. 
Urat syaraf putus,gila stress

Urat jakar lemah, Impoten..hee

Urat itulah qudrat iradat kuasa dan kehendak perbuatan diri.
Nah demikianlah dari ulun. Salam

Asal lafaz “Allahuakbar”


Asal mula lafaz “Allahuakbar” ialah ketika jasad Adam yang telah disempurnakan dan ‘ditiup’kan/diterapkan Nur Muhammad kedalam jasad Adam seketika itulah Adam terbuka matanya bergerak berdiri memandangi tubuhnya dan memuji akan kebesaranNya.

“Subhannallah.. Allahuakbar”
Allahuakbar =

-Allah nama kebesaran bagi Dzat,yaitu kemaha sempurnaan

-Akbar nama kebesaran bagi Sifat yakni  masih berkehandak.
Nb: tinggi Nabi Adam adalah 14m.
Salam,